LIKE Fanspage Facebook Propinsi Madura

Minggu, 06 Mei 2012

Kembali Curi Motor, Dua ABG Residivis Dibekuk Polisi (Sampang – Madura)

Bumi Madura - Pelaku kejahatan memang tidak terbatas umur. Di Sampang, Madura, dua orang remaja berusia belasan tahun dibekuk polisi setempat setelah mencuri sepeda motor warga. Kedua ABG tersebut adalah Z-N dan N-A, warga Camplong, Kabupaten Sampang.

Mereka kembali berurusan dengan polisi setelah keduanya terbukti melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Penangkapan kedua tersangka, berawal saat mereka kepergok saat mencuri sepeda motor milik tetangganya sendiri.

Dari pengakuan mereka, sebelumnya kedua TSK berhasil membawa kabur sepeda motor yang juga milik tetangganya tiga bulan yang lalu. “Kami amankan dan kembangkan. Ternyata mereka pernah mengambil motor di daerah yang sama. Milik tetangganya pula. Yakni sepeda motor Yamaha Jupiter”, terang AKP Roy Prawirosastro, Kasat Reskrim Polres Sampang, di depan wartawan di ruangannya, sabtu (05/05/2012).
Dari data polisi, mereka pernah mendapat vonis hukuman tujuh bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Sampang dengan kasus yang sama, yakni curanmor. Namun rupanya sanksi pidana hukuman tersebut tidak membuat jera.

Kepada polisi, mereka mengaku, hasil pencurian biasanya langsung dijual untuk menghindari pelacakan petugas. Hal inilah yang membuat pihak kepolisian cukup kesulitan memperoleh barang bukti. Namun polisi telah mengamankan sejumlah barang milik kedua TSK, yang diakui keduanya dibeli dari uang hasil penjualan barang curian mereka. Kini kedua tersangka harus meringkuk di sel tahanan polisi. Dan kembali diancam hukuman penjara. Ayo cong, tobaaaat!!! (Mad Topek)

Kamis, 03 Mei 2012

Mesum Di Wisata Goa Lebar, Siswi Berseragam Ditangkap Warga (Sampang – Madura)

Bumi Madura - Tingkah laku remaja kita semakin bebas saja termasuk dalam hubungan dengan lawan jenisnya. Seperti halnya di Kabupaten Sampang, Madura, sepasang remaja yang sedang dimabuk asmara ditangkap warga saat berbuat mesum di tempat wisata.

Kedua remaja tersebut adalah A-I (21 tahun) dan S-A (17 tahun). Keduanya warga Pangarengan, Sampang. S-A sendiri masih tercatat sebagai siswi dari salah satu SMK di kota Sampang. Remaja putri cantik yang masih memakai seragam sekolah ini dibawa paksa oleh warga, bersama kekasihnya A-I.

 Warga menuturkan, awalnya kedua remaja tersebut terlihat datang untuk berwisata sebagaimana warga lainnya di lokasi wisata Goa Lebar, Sampang. Namun beberapa saat kemudian, ada warga yang melihat A-I dan S-A sedang melakukan tindakan tidak pantas di balik semak belukar di tempat wisata tersebut. Warga yang geram karena lokasi ini sering dijadikan lokasi bermesum ria, langsung mendatangi keduanya.

Saat digrebek, keduanya membantah. Bahkan si cowok hendak melawan dan menantang warga. Karena terdesak oleh cercaan pertanyaan warga, keduanya sempat menawari damai meski harus membayar uang. Namun warga terlanjur jengkel. Dan tanpa kompromi, warga tetap membawa kedua muda-mudi mesum ini ke kantor polisi.
“Memangnya kalian mau apa? Tantang si cowok itu mas pada warga. Tapi kemudian dia ngajak damai. Ya warga menolak. Karena memang tempat itu sering dijadikan tempat mesum” terang Agus, salah seorang warga yang ikuit menggrebek keduanya.

Sementara dalam pemeriksaan awal pihak kepolisian, kedua remaja ini tidak bisa membantah lagi. Malah polisi mendapati bercak sperma yang masih membekas di celana dalam A-I. Sejumlah warga pun dimintai keterangan terkait perbuatan mesum ini. “Berdasarkan keterangan saksi dan pengakuan keduanya, memang berbuat mesum. Ya kita untuk sementara masih akan melakukan pemeriksaan” kata AKP Heri Darsono, Kasat Shabara Polres Sampang, yang menjemput kedua remaja tersebut ke lokasi wisata Goa Lebar.

Diduga perbuatan kelewat batas remaja putri bernama S-A ini, karena ia merasa bebas dan tidak mendapat pengawasan dari keluarganya. Perlu diketahui, kedua orang tua S-A ternyata menjadi tenaga kerja di timur tengah. Dari kasus ini, kiranya ada hal yang bias kita petik sebagai pelajaran. Yakni, selalu-lah beri perhatian yang lebih untuk anak-anak kita, terutama menyangkut pergaulan mereka sehari-hari. (Mad Topek)

Rabu, 02 Mei 2012

Di Sekolah ini, Siswa Belajar Dibawah Tenda Terpal Bersama Ayam (Sampang - Madura)

Bumi Madura – Hari tepat tanggal 02 Mei, tanggal yang selalu diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Namun setelah puluhan tahun Indonesia merdeka, masih banyak ditemui bangunan sekolah yang rusak parah di beberapa daerah. Seperti halnya di Kabupaten Sampang, Madura. Para siswa Sekolah Dasar Negeri Rahayu 2, Kecamatan Kedundung, Sampang.

Di bawah tenda darurat yang hanya menggunakan terpal, sebanyak 103 siswa harus rela proses kegiatan belajar mereka tidak sama dengan siswa sekolah lain. Hal tersebut terjadi setelah gedung sekolah mereka ambruk 3 bulan lalu. ‘Sekolah’ ini didirikan di halaman rumah milik warga setempat. Kondisi ini diperburuk karena tenda ini disekat menjadi beberapa petak, dibagi menjadi enam kelas. Bukan itu saja, sekat triplek pun banyak yang bolong atau rusak terkelupas.
 Tuh Lihat Ayam Berkeliaran. Semoga Cepat Dapat Gedung Sekolah Baru Ya, Dik!

Lebih ironis lagi, karena ada di halaman rumah warga, hewan peliharaan warga pun seringkali ngeloyor masuk ke dalam tenda. Seperti halnya yang kami saksikan langsung, senin siang (02/05/2012), seekor ayam masuk begitu saja ke dalam ‘kelas’. Ayam berwarna coklat tersebut berkeliaran diantara bangku dan kaki siswa yang sedang belajar. Guru dan siswa pun tidak merasa terganggu. Mungkin karena sudah terbiasa.
Faishal Rahman, salah seorang guru SDN Rahayu 2 mengatakan, proses belajar dibawah tenda yang beralaskan tanah ini telah berlangsung sejak bulan pebruari lalu. Dengan kondisi seperti inilah, para siswa maupun guru pengajar mengaku sulit konsentrasi. Penyebabnya, cuaca panas karena berada dibawah terpal. Belum lagi suasananya terasa bising, lantara suara guru dan siswa dari ‘kelas’ sebelah. Maka para guru pun harus mengeluarkan energi ekstra untuk bersuara lantang agar suara mereka bisa didengar para siswanya saat mengajar.

“Disini kalau dibandingan disana (gedung sekolah sebelum ambruk), ya suaranya harus lantang dan keras. Ya biar pelajaran yang kita sampaikan terdengar oleh siswa” terang Faishal Rahman.

Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Sampang, hanya bisa berjanji akan membangun gedung sekolah baru secepatnya. Terkait kasus di SDN Rahayu 2, menurut mereka, kondisi gedung sekolah yang dibangun pada tahun tujuh puluhan tersebut ambruk karena konstruksi bangunannya rapuh termakan usia. Sementara untuk dibangun atau direnovasi kembali tidak bias karena status tanahnya masih sengketa.
“Kalau pun masih dijumpai ada sekolah rusah, berarti status tanahnya bermasalah. Jika tidak bermasalah (sengketa dengan pihak lain), saya optimis di tahun ini tidak akan dijumpai lagi sekolah rusak di Kabupaten sampang”, tegas Jupri Riyadi, Kabid Pembiayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang.

Tentu para siswa maupun guru pun sangat berharap, janji pemerintah setempat merealisasikan bangunan sekolah baru agar secepatnya bias mereka peroleh. Harapan ini agar mereka bisa belajar maupun mengajar dengan nyaman dan penuh konsentrasi. Apalagi mulai senin depan, khusus untuk kelas enam akan menjalani ujian nasionalnya. (Mad Topek)

Jumat, 27 April 2012

Nabrak Kios Bensin, Pengendara Motor Tewas Terbakar (Sampang - Madura)

Bumi Madura - Seorang pengendara motor tewas terbakar kobaran api setelah menabrak sebuah kios bensin, di Kabupaten Sampang, Madura, jumat (27/04/2012). Korban teridentifikasi bernama Muammal, 27 tahun, warga yang beralamatkan di jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Sampang. Kondisi jasad korban mengenaskan, setelah sekujur tubuhnya terbakar akibat tersiram bensin dari kios yang ditabraknya.

Dari penuturan sejumlah saksi yang mengenali korban, peristiwa tragis ini berawal saat korban yang berasal dari Kabupaten Pamekasan, Madura ini, dalam perjalan hendak kembali ke Sampang usai pulang dari Pamekasan sehari sebelumnya dengan mengendarai motor seorang diri. Namun nahas, sesampai di lokasi kejadian, bapak satu anak ini menabrak kios bensin berikut toko peracangan milik Said di jalan Imam Bonjol, Sampang.

Sesaat setelah tabrakan,korban jatuh pingsan dalam kondisi terbakar seluruh tubuhnya. Kondisi jalan yang sepi serta ketidak tahuan warga setempat, bahwa dalam kobaran api ada orang yang terbakar, membuat nyawa korban tidak tertolong.
Ketidak tahuan warga juga dikarenakan, mereka sudah dalam kondisi panic. Bahkan awalnya warga mengira, sang pemilik motor selamat. Warga pun hanya berusaha memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain. Pemilik kios pun turut panik untuk menyelamatkan diri dan anggota keluarganya.

Warga baru sadar setelah melihat sesosok jasad manusia dalam kondisi hangus terbakar. Selain membuat toko pracangan milik said berantakan, bebarapa bagian toko juga terlihat hangus karena kobaran api. Si jago merah juga membuat sepeda motor korban hangus pula.
Dari hasil olah TKP sementara yang dilakukan petugas kepolisian, diduga pengendara sedang mengantuk. Sementara api berasal dari siraman bensin dan timbullah percikan akibat terjadi gesekan dengan mesin motor yang masih menyala. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas mengamankan rombong kios bensin berikut bangkai sepeda motor korban. Sementara jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Sampang untuk kepentingan otopsi.

Kiranya kasus ini jadi pelajaran bagi kita semua. Hati-hati di jalan!!! (Mad Topek)

Kamis, 26 April 2012

Ritual Mandi Bersama Pasca UNAS di Pantai Camplong Madura

Bumi Madura - Banyak cara dilakukan oleh sekolah dan para siswanya untuk menghilangkan kepenatan pasca ujian nasional (UNAS atau UN) SMP yang berakhir hari ini. Salah satunya adalah menggelar sujud syukurserta mandi di pantai secara bersama-sama. Seperti halnya yang terlihat di SMPN 1 Camplong, Sampang, Madura.

Dengan dipimpin oleh seorang guru, para siswa menggelar doa bersama dan sujud syukur di halaman sekolah mereka, kamis siang (26/04/2012). Usai berdoa, ratusan siswa ini kemudian menuju ke pantai Camplong yang terletak sekitar 100 meter dari sekolah. Disinilah ritual mandi bersama masih lengkap dengan seragam mereka dilakukan oleh para siswa tersebut.
Dengan rasa senang dan gembira, mereka pun saling memercikkan air laut ke badan dan wajah teman mereka, termasuk pada guru yang ikut berbaur mandi bersama mereka. Wajah ceria terlihat. Beban berat selama ujian pun seakan hilang.

Menurut para siswa, selain bentuk syukur dan senang karena sudah tuntas melaksanakan UNAS, hal ini dilakukan sebagai bentuk relaksasi atau menenangkan diri dengan media air laut. Gunanya, untuk menghilangkan rasa stress dan pikiran penat setelah 4 hari berkutat dengan ketegangan mengerjakan soal ujian.
“Setelah ujian, otomatis kita penat, mas. Ya untuk melepas kepenatan itu kita mandi di laut”, ujar Bagus Dwi Atmoko, salah seorang siswa. “Ya, setidaknya, kini kami lega sudah melewati salah satu tahapan terberat dalam hidup kami, mas”, lanjut pelajar bertubuh subur tersebut berkelakar sambil tersenyum senang. Tentu para siswa ini selanjutnya berharap, hasil ujian mereka akan memuaskan agar bisa memilih sekolah SMA favorit nantinya. (Mad Topek)

Jumat, 20 April 2012

Copet Di Tribun Stadion SGB Bangkalan – Madura (Plus Video)

Bumi Madura - Berhati - hatilah saat menonton sepakbola di dalam stadion. Bukan karena rawan tawuran supporter. TIDAK! Karena saya yakin, supporter sepakbola di Indonesia sudah mulai dewasa. Apalagi di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Kota Bangkalan, Madura.

Nah, maksud peringatan saya ini adalah kerawanan lain. Apa itu? COPET! Salah satunya seperti yang terjadi saat laga Persepam Madura United (P-MU) vs Persigo Gorontalo di SGB, sabtu 14 April 2012 kemarin. Seorang copet ditangkap dan dihajar oleh supporter saat mengambil dompet salah seorang supporter.

Pelaku yang mengaku bernama Sutikno (26 tahun), warga Wonokusumo, Surabaya ini, langsung digiring oleh petugas keamanan dari atas tribun barat SGB. Sementara korbannya, Mohammad (22), warga Geger, Bangkalan, mengatakan, kejadiannya berlangsung cepat. Saat itu tribun sesak dengan suporter K-Conk Mania yang memberikan dukungan pada P-MU yang sedang bertanding. Tiba-tiba dirinya didorong oleh pelaku. Secara spontan korban langsung memeriksa saku celananya. Ups, dompet yang berisi sejumlah uang dan surat-surat kendaraan miliknya sudah lenyap! Beberapa rekan korban langsung menangkap tersangka Sutikno yang persis ada di belakang korban dan memukulinya.

Beruntung, tersangka bisa diselamatkan petugas dan diamankan di salah satu ruangan di SGB. Saat diperiksa petugas, dompet milik Mohammad tidak ada di tubuh tersangka Sutikno. Polisi maupun korban menduga tersangka beraksi secara kelompok sehingga barang bukti bisa dengan cepat disembunyikan teman tersangka. Petugas kemudian mengelandang tersangka ke mobil patroli polisi dan selanjutnya di bawa ke Mapolres Bangkalan.

Kasus ini kiranya menjadi pelajaran bagi kita semua saat menonton sepakbola diantara ribuan supporter. Karena tidak semua yang hadir ke stadion tersebut punya niat baik. Salah satunya yang punya niat buruk adalah copet. Watch out the pick pocket, brothers! (Awas copet, tretan!) WRITED by Mad Topek.

Berikut video yang sudah saya upload:

Minggu, 08 April 2012

Dua Hari Kota Sampang – Madura Masih Terendam Banjir Tinggi

Darah Madura - Banjir kiriman yang merendam kota Sampang, Madura, dalam dua hari terakhir membuat kota di pinggir laut tersebut benar-benar lumpuh. Hingga minggu siang (08/04/2012), air masih cukup tinggi.


Sabtu, 07 April 2012

Makin Meluas, Kota Sampang - Madura Dikepung Banjir

Bumi Madura - Banjir yang merendam kota Sampang, Madura, kian meluas hingga sabtu petang ini (07/04/2012). Ribuan rumah warga pun terendam. Jalur transportasi yang lumpuh akibat banjir juga terpaksa dialihkan melewati jalur alternative.


Senin, 02 April 2012

Taman Kota Sampang – Madura Jadi Sarang Tomcat

Bumi Madura- Serangga tomcat kian meresahkan warga kota Sampang, Madura. Setelah menyerang perkampungan penduduk dan sekolah, kini taman kota yang biasanya menjadi tempat bersantai warga pun menjadi tempat bersarang nya serangga tersebut.


Sabtu, 24 Maret 2012

6 Ton BBM Jenis Solar Disembunyikan Di Tepi Pantai Selatan Madura

Bumi Madura - Polisi terus melakukan razia penimbunan BBM. Setelah mengungkap penimbunan 56 ton solar di pantai utara Madura 5 hari yang lalu, Polres Bangkalan kembali menemukan timbunan BBM dalam jumlah besar di kawasan pantai selatan Pulau Madura, sabtu siang (24/03/2012). Total sebanyak 163 jerigen atau setara 6 ton solar tersebut ditemukan di tepi pantai Karang Anyar Barat, kecamatan Kwanyar, Bangkalan, Madura.

(Berita Penimbunan BBM Sebelumnya: 4 Gudang Berisi 56 Ton Solar Digrebek Polisi Madura )



Selasa, 20 Maret 2012

Diduga Jadi Penimbunan BBM, 4 Gudang Berisi 56 Ton Solar Digrebek Polisi Madura

Bumi Madura - Polisi terus bergerak mengantisipasi penimbunan BBM menjelang kenaikan BBM bulan april mendatang. Di Bangkalan, Madura, 4 gudang yang berisi 56 ribu liter solar digrebek polisi karena diduga menjadi lokasi penimbunan BBM, senin sore (19/03/2012).

Minggu, 18 Maret 2012

Diburu 3 Tahun, Gembong Perampokan Emas Berhasil Ditembak Polisi Madura

Bumi Madura - Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya terjatuh juga. Pepatah ini cukup tepat menggambarkan sepak terjang Juhri, warga Sampang, Madura. Pasalnya, ia sudah diburu polisi sejak tahun 2009 atas dugaan keterlibatan di sejumlah kasus perampokan di Madura.

Selasa, 13 Maret 2012

Video Aksi K-Conk Mania dan K-Conk Taretan JCC di Curva Est SGB

Bumi Madura – Laga Home Persepam Madura United (P-MU) kembali dilangsungkan di Stadion Gelora Bangkalan, minggu (12/03/2012). Dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama dibawah bendera PT Liga Indonesia tersebut, P-MU menjamu tim dari Kalimantan, Barito Putra. Pertandingan berakhir 2-1 untuk kemenangan P-MU (Maaf saya gak mau bahas jalannya pertandingan. Saya lebih suka bahas aksi supporter aja, cak!)

Sabtu, 10 Maret 2012

Kecelakaan Laut di Selat Madura, Ratusan Penumpang Nyaris Celaka

Bumi Madura - Kecelakaan laut kembali nyaris memakan korban jiwa. Sebuah kapal ferry menabrak bangkai kapal tenggelam di selat Madura, sabtu (01/03/2012). Ratusan penumpang sempat panik. Bahkan seorang penumpang terjatuh ke laut namun berhasil diselamatkan.


Kamis, 01 Maret 2012

Polisi Grebek Bandar Sabu-Sabu di Bangkalan (plus video liputannya)

Bumi Madura - Polisi berhasil menangkap seorang warga berinisial K-H yang diduga termasuk jaringan narkoba dalam sebuah penggrebekan di sebuah rumah bandar narkoba di wilayah kecamatan Socah, Bangkalan, Madura. Penggrebekan ini berlangsung cepat tidak lebih dari 10 menit.