LIKE Fanspage Facebook Propinsi Madura

Tampilkan postingan dengan label Special Madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Special Madura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juni 2014

Ahmad Dani, Nazi Jerman, Yahudi Laknatullah dan Komunis!

Ahmad Dani, Nazi Jerman, Yahudi Laknatullah dan Komunis!

Propinsimadura.blogspot.com, Bangkalan – Lama (hampir 2 tahun) saya tidak menulis dan mengisi blog saya. Tapi saya kemudian tergelitik menulis setelah ribut-ribut tentang pemilihan presiden Indonesia yang akhirnya melebar pada persoalan Nazi Jerman. Sesuatu yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh masyarakat kita termasuk saya. Penyebabnya hanya sepele, Ahmad Dani, salah satu musisi Indonesia dianggap memakai atribut (pakaian) yang mirip dengan salah satu dedengkot Nazi Jerman, Heinrich Himmler, dalam sebuah lagu yang berisi dukungan untuk Capres-Cawapres, Prabowo Subianto – Hatta Rajassa (2014).

Publik Indonesia pun geger. Ribut. Ikut membenci dan mengecam secara membabi buta. Seolah-olah tragedi apa yang dilakukan Nazi Jerman pernah menimpa mereka. Seolah-olah balatentara sang Fuhrer Third Reich Adolf Hitler ini pernah membunuh orang Indonesia. PADAHAL TIDAK PERNAH. Begitu pun orang Indonesia yang beragama Islam ikut membenci Nazi Jerman. Seolah-olah Nazi Jerman pernah menyakiti Islam. PADAHAL TIDAK PERNAH. 
Mereka menuduh Nazi Jerman fasis. Padahal YAHUDI dan ISRAEL JUGA FASIS!

Mereka beralasan tentang kemanusian yang tercabik oleh perilaku Adolf Hitler dan pasukannya. Karena membantai orang Yahudi. Memang benar begitu? Dibawah alam sadar, kita sebenarnya sudah terkooptasi oleh pemberitaan jelek tentang Nazi Jerman yang ditulis dan diberitakan media-media barat yang rata-rata dan hampir semuanya dikendalikan Yahudi atau setidaknya pro Yahudi! Padahal kita sebenarnya tidak tahu pasti apa yang terjadi di Eropa saat itu. Kita hanya konsumen berita, data dan info dari media-media Yahudi itu. 
Mereka menuduh Nazi Jerman fasis. Padahal YAHUDI dan ISRAEL JUGA/LEBIH FASIS!

Okelah kalau mereka (orang Indonesia/muslim Indonesia) beralasan tentang kemanusiaan. Tapi kenapa kita tidak memperlakukan sama pada Yahudi? Dalam Al Qur’an sudah jelas: Yahudi Laknatullah! Umat yang dilaknat oleh Allah SWT. Di era kekinian, kita melupakan pembantaian demi pembantai tentara Yahudi Israel di kamp – kamp pengungsian hingga di jalanan Palestina! Ketika ini terjadi, mana kemanusiaan yang kita dengung-dengungkan!

Bungkam semua! Inilah yang namanya standart ganda. Ketika kemanusian itu bersangkut paut dengan kepentingan kalian, maka kalian bersuara tentang kemanusiaan. Tapi ketika kasus kemanusiaan yang terjadi tak berkaitan dengan kalian, maka kalian bungkam!

Malah kini ada sekelompok orang Indonesia yang sok menjadi Yahudi. Pernah dengar beberapa kali ada orang-orang Indonesia yang mau merayakan kemerdekaan Israel di Indonesia? Ya, berkali-kali kita dengar. Ironisnya, mereka rata-rata beragama Islam. Ya, Islam liberal yang sok bersahabat dengan Yahudi, kaum yang sudah jelas dilaknat dalam kitab sucinya, Al Qur’an.

Okelah kalau mereka (orang Indonesia/muslim Indonesia) beralasan tentang kemanusiaan. Tapi kenapa kita seolah melupakan fakta dan sejarah tentang pembantaian kaum komunis di negeri ini, INDONESIA! Ingat, mereka sudah 3 kali melakukan pembangkangan. Namun hanya 2 kali yang langsung secara face-to-face dengan republik ini. Karena pemberontakan pertama mereka terjadi di era Belanda, yakni tahun 1926. Sementara 2 lainnya terjadi pada tahun 1948 di Madiun dan tahun 1965 G30S/PKI. Face-to-face berhadapan dengan pasukan republik Indonesia dan rakyat utamanya kaum santri/ Islam Indonesia.

Komunis tak mengenal agama karena dianggap candu. Menurut mereka, janji-janji tentang surga dan siksa neraka adalah sesuatu yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Mereka mencemooh kaum santri yang beragama. Ulama (kyai atau ustadz) pun diejeknya sebagai penjual ayat syetan. Ini Jargon mereka! Masih mau bela komunis? Mendidih hati ini bung!

Peristiwa Kanigoro akhir tahun 1964 menjadi awal kejahatan PKI di Indonesia tahun tersebut. Mereka menyerbu Ponpes Al Jauhar, Kanigoro, Kediri, Jawa Timur. Berdasarkan kesaksian Masdoeqi Moeslim, salah seorang santri yang lolos dari maut, setan komunis itu menyeret dan menyiksa ratusan santri (termasuk 127 kader Pelajar Islam Indonesia). Bahkan keluarga pengasuh ponpes, keluarga Kyai Jauhari juga diperlakukan sama. Ribuan kader PKI itu masuk pondok pesantres dan masjid, menyiksa santri hingga menginjak-nginjak Al Qur’an! Masih mau bela komunis? Mendidih hati ini bung!

Jika melihat teror hantu-hantu komunis akan panjang. Karena memang lembaran hitam yang tebal sudah mereka torehkan dengan darah di republik Indonesia tercinta ini. Di era pertengahan 1960-an, aksi massa PKI lainnya dilakukan oleh organisasi underbouw-nya seperti Barisa Tani Indonesia (BTI), Pemuda Rakyat dan Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani). Mereka membantai kaum santri yang dipandang menjadi penghalang utama bagi upaya mereka menjadi Indonesia sebagai negara komunis. Maka wajar jika kemudian timbul gerakan balas dendam dari kaum santri yang diwakili Ansor dan Banser NU. Apakah anda masih mau bela komunis? Mendidih hati ini bung! Bravo NU, Ansor dan Banser!

Kita kembali ke topic semula tentang Nazi Jerman. Kenapa kita mesti membenci mereka? Toh mereka TIDAK PERNAH BERSALAH pada Indonesia dan Islam maupun agama lain di negeri ini. Kok bisa begitu? Kita bahas satu-persatu.


Pertama, Nazi Jerman tak memiliki dosa apapun pada Indonesia. Karena jika kita merunut sejarah, Nazi Jerman malah membantu para pejuang kita di masa revolusi kemerdekaan. Apa saja? Seperti yang diceritakan Horst Henry Geerken, salah seorang sahabat dekat Bung Karno, Adolf Hitler pernah mengirimkan senjata dengan menggunakan 57 kapal selamnya ke Indonesia. Senjata ini dikirimkan untuk menyokong pejuang melawan Belanda. Baca beritanya disini: http://nasional.inilah.com/read/detail/1965336/ternyata-hitler-kirimi-soekarno-senjata Berita ini ditulis bulan maret 2013.

Apa lagi bantuan tentara Nazi Jerman pada Indonesia? Tentara U-Boat (awak kapal selam Nazi) juga ikut bergabung dengan para pejuang. Para Kriegsmarine (tentara Angkatan Laut Nazi) itu selain ikut perang di garis depan dengan pejuang Indonesia melawan Belanda pasca tahun 1945, mereka juga ikut membantu dalam hal tekhnik persenjataan dan strategi. Sebagian diantaranya tewas saat membantu pejuang. Baca beritanya disini (berita bulan November 2013): http://nasional.inilah.com/read/detail/1965336/ternyata-hitler-kirimi-soekarno-senjata

Kisah bantuan lain adalah tentang penyusunan teks proklamasi Indonesia. Tanggal 16 agustus 1945 hampir tengah malam, setelah draft teks proklamasi ditulis Bung Karno dan ditanda tangani bersama Bung Hatta, timbul masalah. Karena mesin ketik di rumah Laksamana Maeda (rumah perwira Jepang simpatisan Indonesia yang dijadikan tempat) ternyata menggunakan huruf kanji (huruf jepang).

Lalu bagaimana akhirnya teks proklamasi Indonesia diketik? Sementara sudah hampir tengah malam tentu bakal sulit menemukan pinjaman. Diantara kebingungan, mereka kemudian menemui ide. Yakni meminjam mesin ketik ke kantor perwakilan Angkatan Laut Nazi Jerman (Kriegsmarine). Sepele mungkin ya? Tapi itu jasa besar dalam penyusunan ketikan teks proklamasi. Baca beritanya disini (berita bulan November 2013): http://www.merdeka.com/peristiwa/nazi-punya-jasa-dalam-penyusunan-teks-proklamasi-indonesia.html

Berita berita tersebut tahun 2013. Jadi saya yakin lebih netral dan tidak tendesius. Jika berita ini muncul saat ini, mungkin terkesan tendesius sebagai bagian dari pembelaan terhadap apa yang dilakukan Ahmad Dani. Apakah anda wahai orang Indonesia masih membenci Nazi Jerman? Bersikaplah! Mereka tak pernah merugikan republik Indonesia yang kita cintai ini. Jangan ikut-ikutan mind set orang barat dan Yahudi.

Oke, yang kedua tentang Islam. Bahasan tentang Nazi Jerman tidak pernah menyakiti bangsa Indonesia sudah cukup. Sekarang tentang Nazi Jerman yang juga tidak pernah menyakiti kaum muslim. Benarkah? IYA BETUL SEKALI.

Sepanjang letusan perang dunia II, sejumlah wilayah basis Islam di Eropa (diantaranya wilayah Kaukasus/ Bosnia dan sekitarnya) serta wilayah Afrika Utara banyak yang membantu tentara Nazi Jerman. Bahkan mereka secara sukarela mendaftar menjadi bagian balatentara Nazi Jerman. Barisan tentara muslim di tubuh tentara Third Reich pimpinan Adolf Hitler ini menjadi korps tersendiri sejak oktober 1943 dengan sebutan Waffen SS Hanscar Divission.

Para tentara Nazi dan pemimpinnya termasuk Adolf Hitler memperlakukan serdadu Nazi Jerman muslim tersebut secara terhormat. Bahkan memberikan jaminan penuh pada kebebasan menjalankan ibadah termasuk Sholat! Nah, saya Tanya kepada anda yang muslim, masihkah anda membenci Nazi yang sebenarnya memperlakukan Islam secara terhormat dan lebih menyukai/mendukung Yahudi dan Komunis yang sebenarnya sudah banyak merugikan kita?!

Kenapa mereka (orang-orang Islam) itu dengan mudahnya bergabung dengan tentara Nazi Jerman? Ada 2 alasan pokok: Yang pertama Islam TIDAK PERNAH DIUSIK keberadaannya. Islam dibiarkan berkembang di setiap wilayah yang dikuasai Nazi Jerman. Yang kedua, musuh Nazi Jerman adalah Yahudi. Sama halnya seperti yang tertulis dalam Al Qur’an bahwa Yahudi itu musuh Islam. Bahkan disebut sebagai Laknatullah!

Hal-hal tersebut yang membuat saya heran dan kembali ke pertanyaaan saya di atas tulisan ini, kenapa kalian membenci Nazi Jerman beserta atributnya? Padahal mereka tak pernah menyakiti Indonesia dan Islam. Nazi Jerman malah pernah memberi bantuan pada proses revolusi kemerdekaan negara Indonesia. Nazi Jerman juga tidak mengusik keberadaan Islam.

Telaah baik-baik ucapan Adolf Hitler ini: “Ich Konnte All Die Juden in Dieser Weilt Zu Zerstoren, Aber Ich Lasse Ein Wenig Drehte-on, so Konnen Sie Herausfinden Warum Ich Sie Getotet”. Artinya: “Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini. Tapi saya sisakan sedikit yang hidup. Agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka!” (Adolf Hitler, Der Fuhrer Third reich).

Jelas apa yang dikatakan oleh Adolf Hitler kini terbukti bukan. Kini kita tahu seperti apa Yahudi. Biang kerok keonaran dunia utamanya di Timur Tengah. Mereka seenaknya membantai muslim Palestina. PBB bungkam, negara barat bungkam, Amerika Serikat sang polisi dunia pun bungkam. Kenapa bungkam? Karena negara Yahudi Israel sahabat mereka. Andai yang melakukan pembantaian adalah orang Islam, mereka akan menghujat dan menyerbu alias balas dendam dengan dalih kemanusiaan.

Saat 1 rudal/missile HAMAS menghantam satu kota Israel, dunia ribut bukan main menyalahkan para mujahidien HAMAS (yang sebenarnya memperjuangkan hak kemerdekaan mereka). Tapi belasan, puluhan bahkan ratusan rudal Yahudi Israel menghantam rumah-rumah sipil Palestina, dunia bungkam. Mulut terkunci rapat. Telinga ditutup. Membutakan mata mereka seolah-olah tak ada apa-apa. Menurut mereka, apa yang dilakukan tentara Israel adalah bentuk pembelaan diri. Bangsat tai kucing!

Saya ulangi ucapan tulisan saya diatas: Ironisnya, kini sebagian orang-orang Indonesia menghamba pada Israel. Menjadi pembela Israel. Ikut-ikutan merayakan hari kemerdekaan bangsa Israel. Jika dilarang oleh aparat atau kelompok Islam, mereka beralasan larangan itu merusak demokrasi, hak dan kebebasan. Bangsat!

Ironisnya, komunis yang dulu bersimbah darah para jenderal pancasilais, komunis yang dulu membantai kaum santri di Indonesia, kini banyak generasi muda yang ikut-ikutan sok revolusioner kekiri-kirian. Membuka angin bagi para keluarga eks Komunis untuk bangkit. Mereka mendesak TAP MPRS no 25 tahun 1966 tentang larangan dan pembubaran PKI dicabut.

Jika mereka (pecinta Komunis) dilarang, mereka akan berteriak bahwa aparat atau umat Islam yang melarang Komunis telah menyalahi/melanggar HAM. Mereka berteriak, komunis sebagai korban di tahun 1965/66. Padahal merekalah yang memulai. Umat Islam saat itu hanya bereaksi terhadap kebiadaban para anak buah Aidit tersebut. Maling kok teriak maling!

Maka benar apa yang dikatakan Wakil Ketua PBNU As’ad Said Ali bulan oktober 2012 lalu, bahwa umat Islam-lah yang menjadi korban. Bukan PKI yang menjadi korban. Maka wajar beliau menolak NU, Banser dan Ansor meminta maaf terhadap keluarga PKI. “Para penulis sejarah termakan oleh manipulasi buku putih yang ditulis Aidit (dan pengikutnya). Tetapi rakyat, ulama dan santri tetap mencatat dalam sejarahnya sendiri”,ujar As’ad Said Ali.

Tulisan atau data atau fakta yang saya tulis ini bukan hendak membela Nazi Jerman dan menyudutkan Yahudi maupun Komunis. Tapi saya berusaha meluruskan sesuatu yang menjadi bengkok di pikiran kita. Sesuatu yang dibengkokkan oleh orang-orang yang membenci Islam! Sesuatu yang dibengkokkan oleh orang yang merasa kelompoknya dirugikan.

Mungkin ketidak mengertian tentang Nazi Jerman yang menyeluruh dan awamnya masyarakat kita tentang peran Nazi Jerman terhadap Indonesia yang membuat publik Indonesia mengecam apa yang dilakukan Ahmad Dani sehingga dia cuek saja sambil berkata:

Salam INDONESIA RAYA. Indonesia JAYA! Yakinlah, Allah SWT bersama orang-orang yang benar. Lawan ketidak adilan, kemunafikan dan kepalsuan. Wassalam! (mad)

Sabtu, 27 Oktober 2012

Iedul Adha, Hari Raya Besar Bagi Masyarakat Madura

Bangkalan - Sebagaimana umat Islam pada umumnya, masyarakat Madura juga merayakan Iedul Adha hari ini. Bagi masyarakat Madura, Iedul adha dianggap sebagai hari raya terbesar. Salah satu alasannya, Iedul Adha merupakan momen berbagi daging qurban bagi sesama. 

Seperti halnya yang nampak di kampung Manggisan, desa Langkap, kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, jumat (26/10). Ratusan warga berkumpul di lapangan setempat guna menunggu penyembelihan hewan qurban berupa 21 sapi serta 22 kambing. Puluhan hewan qurban tersebut milik warga setempat. Lalu dikumpulkan untuk dilakukan penyembelihan secara bersama-sama yang dikoordinir oleh salah satu ormas Islam di kampung tersebut.

Hari raya Iedul Adha memang sangat semarak dirayakan masyarakat Madura hingg saat ini. Dan penyembelihan puluhan hewan qurban seperti inilah yang menjadi salah satu alasannya. Hal tersebut dikarenakan saat penyembelihan hewan qurban menjadi momen berkumpul bagi warga termasuk orang Madura perantauan. Mereka rela mudik sejenak ke kampung halaman di Madura untuk merayakan Iedul Adha. Baik yang kaya maupun yang miskin, semua berkumpul bersama menjadi satu.
Lalu secara gotong royong mereka menyembelih, membagi dan membersihkan daging hewan qurban ini tanpa melihat strata sosialnya. Fenomena sosial yang mengagumkan dari sebuah momen keagamaan. Hewan – hewan qurban tersebut menjadi salah satu simbol keikhlasan umat untuk berkorban bagi agamanya, terutama sekali berbagi daging qurban untuk sesama.

“Hari ini merupakan hari yang paling besar, Karena hari ini memang melibatkan seluruh lapisan masyarakat”, kata Moh Affandi, salah seorang panitia penyembelihan hewan qurban. “Yang kaya menyumbangkan hewan qurban. Sementara yang tidak mampu menunggu momen pembagian daging qurban”, sambungnya lagi. 

Daging hewan qurban ini kemudian dipilah dan dibagi secara rata bagi masyarkat sekitar tanpa terkecuali. Selain karena momen menyembelih hewan qurban, Iedul Adha dianggap sebagai hari raya terbesar karena bersamaan dengan waktu berhaji bagi umat Islam ke Baitullah di Kota Mekah Almukarromah. (Mad Topek)

Selasa, 14 Februari 2012

Catatan Seorang Jurnalis: Mendaki Bukit Sarang Judi Sabung Ayam (Bag. Kedua)

Bumi Madura – Tulisan ini adalah tulisan kedua saya seputar pengalaman pribadi di lapangan sebagai salah seorang ‘buruh’ berita. Sengaja saya bikin catatan ini bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) ke 66 tanggal 09 Februari 2012 kemarin. Jika sebelumnya cerita dikejar celurit (Catatan Seorang Jurnalis: Tak Ada Berita Seharga Nyawa! (Bagian I)), kali ini saya sajikan pengalaman saya ikut penggrebekan sarang judi sabung ayam di kawasan perbukitan salah satu kecamatan di Bangkalan (lokasi tepatnya gak usah disebut ya…).

Sabtu, 11 Februari 2012

Catatan Seorang Jurnalis: Tak Ada Berita Seharga Nyawa! (Bagian I)

Bumi Madura – Sebenarnya sudah saya rencanakan mau nulis dan hendak posting tulisan ini dua hari yang lalu tepat tanggal 09 Pebruari 2012 kemarin di blog saya, Republik Madura. Karena tepat tanggal tersebut, semua insan pers se-Indonesia memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-66. Namun banyaknya kesibukan termasuk rutinitas mengirim berita, ya akhirnya tertunda hari ini.

Tulisan ini memang sengaja saya buat sebagai salah satu cara memperingati HPN ke 66 tahun ini.

Minggu, 13 November 2011

Wisata Garam, Paket Wisata Baru Untuk Pelancong di Pulau Madura

Darah Madura – Inovasi dan kreasi menjadi titik untuk terus memacu pertumbuhan masyarakat, termasuk di sector wisata. Hal ini pula yang dilakukan oleh Pemkab Sumenep, kabupaten yang terletak paling ujung timur pulau Madura. Kali ini Sumenep menelorkan gagasan wisata garam bagi para pelancong, utamanya dari luar Sumenep.

Selasa, 08 November 2011

12 Siswa Madura Raih Perunggu Dalam Kompetisi Matematika Internasional. Well Done Job, Cong!

Darah Madura - Bangga bener rasanya jadi orang Madura. Yap, begitu mendengar kabar bahwa para siswa Madura kembali berprestasi di tingkat Internasional, hati ku sumringah! Ini untuk kesekian kalinya para siswa Madura mengukir prestasi akademik. Bukan sekedar tingkat regional propinsi Jawa Timur atau hanya level nasional, tapi lebih dari itu, tingkat dunia!

Minggu, 23 Oktober 2011

Kontes Kacong-Jebbing Bangkalan, Perlukah? Rasanya Tidak!

Darah Madura – Usai sudah pemilihan Kacong Jebbing (sejenis Raka Raki kalau tingkat Prop jatim) Kabupaten Bangkalan – Madura. Grand Final pemilihan tersebut tuntas digelar semalam, sabtu (22/10/2011) disertai tampilnya Anang-Ashanty sebagai guest star alias bintang tamu di GOR Bangkalan.

Jumat, 07 Oktober 2011

Jadwal Kerapan Sapi di Madura Tahun 2011

Darah Madura -  Nah, kalau yang ini jadwal kerapan sapi untuk tahun 2011. Sebagaimana tradisi biasanya, pagelaran kerapan sapi memang biasa digelar pasca panen tembakau di pulau Madura. Semoga banyak yang datang ya.....

Kami sajikan jadwal ini merupakan upaya sosialisasi kami sebagai putra Madura yang ingin tradisi leluhur kami ini tetap langgeng dan bisa disaksikan orang banyak, utamanya yang dari luar Madura.

JADWAL KERAPAN SAPI TRADISIONAL se Madura Tahun 2011



 (Penyisihan Tingkat Kawedanan)
Kabupaten BANGKALAN
11 September 2011 Galis Minggu 09.00 WIB Ds. Banyubunih
17 September 2011 Arosbaya Sabtu 09.00 WIB Ds. Muara
21 September 2011 Sepulu Rabu 09.00 WIB Ds. Sepulu
25 September 2011 Tanah Merah Minggu 09.00 WIB Ds. Petrah
27 September 2011 Socah Selasa 09.00 WIB Ds. Sangra Agung
09 Oktober 2011 Tingkat Kabupaten Minggu 09.00 WIB Ds. Bancaran

SAMPANG
11 September 2011 Pangarengan Minggu 09.00 WIB Ds. Pangarengan
13 September 2011 Kedungdung Selasa 09.00 WIB Ds. Muktasareh
18 September 2011 Ketapang Minggu 09.00 WIB Ds. Ketapang Barat
25 September 2011 Sampang (Pangarengan) Minggu 09.00 WIB Ds. Pangarengan
09 Oktober 2011 Tingkat Kabupaten Minggu 09.00 WIB Kecamatan Ketapang

PAMEKASAN
11 September 2011 Waru Minggu 09.00 WIB Ds. Waru Barat
15 September 2011 Pegantenan Kamis 09.00 WIB Ds. Tebul
18 September 2011 Galis Minggu 09.00 WIB Ds. Bulay
25 September 2011 Pamekasan Minggu 09.00 WIB Ds. Lawangan Daya
09 Oktober 2011 Tingkat Kabupaten Minggu 09.00 WIB Stadion R. Soenarto

SUMENEP
11 September 2011 Bluto Minggu 09.00 WIB Ds. Bungbungan
13 September 2011 Batu Putih Senin 09.00 WIB Ds. Batu Putih Lao'
15 September 2011 Guluk-Guluk Selasa 09.00 WIB Ds. Guluk - guluk
18 September 2011 Pasongsongan Rabu 09.00 WIB Ds. Pasongsongan
20 September 2011 Nonggunong Kamis 09.00 WIB Ds. Gayam
25 September 2011 Kota Sumenep Minggu 09.00 WIB Ds. Pangarangan
09 Oktober 2011 Tingkat Kabupaten Minggu 09.00 WIB Ds. Pangarangan

Penyisihan TINGKAT KABUPATEN
09 Oktober 2011
Kab. Bangkalan Minggu 09.00 WIB Ds. Bancaran Kab. Sampang Minggu 09.00 WIB Kec. Ketapang
Kab. Pamekasan Minggu 09.00 WIB Stadion R. Soenarto
Kab. Sumenep Minggu 09.00 WIB Ds. Pangarangan

Ferstival Sapi Sono' SE MADURA
22 Oktober 2011 Festival Sapi Sono' Sabtu 09.00 WIB Lapangan Depan Kantor Bakorwil Pamekasan

KERAPAN SAPI se-Madura
23 Oktober 2011 Minggu 09.00 WIB Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo Pamekasan

Konfirmasi: Sumenep : (0328) 667148
Pamekasan : (0324) 321497
Sampang : (0323) 321059
Bangkalan : (031) 3097065

CATATAN: Perubahan jadwal bisa terjadi utamanya yang tingkat kecamatan/ kawedanan


Terima Kasih alias Mator Sakalangkong, gan! Selamat menonton! (Mad Topek)

Rabu, 28 September 2011

Juara Olimpiade Sains Nasional Itu Berasal Dari Gubuk Sederhana di Madura!

Darah Madura – Kembali pulau Madura menunjukkan sebagai tempat siswa berprestasi dan sangat membanggakan. Jika sebelumnya ada siswa Alyssa Diva Mustika, siswa SMP Negeri 1 Pamekasan, ada siswi asal SMPN 1 Sampang yang berprestasi nasional. Namanya Siti Fatimah, nama yang sangat sederhana namun bermakna mulia. Tahu kan klo Siti Fatimah itu nama salah satu putri Rosulullah Muhammad SAW.


Senin, 26 September 2011

Daun Emas dan Butiran Kristal dari Madura

Darah Madura - Bagi sebagian pihak musim kemarau berkepanjangan seperti saat ini mendatangkan masalah karena sulitnya air bersih. Namun tidak demikian bagi para petani garam dan tembakau di Madura. Mereka justru diuntungkan karena selain jumlah produksi melimpah juga meningkat kualitas produksi.


Selasa, 30 Agustus 2011

Musik Ul-Daul Semarak Sambut Lebaran Di Madura

Darah Madura - Hari raya iedul fitri sudah tiba. Untuk menyemarakkan hari kemenangan tersebut, warga di Kabupaten Sampang – Madura menggelar konvoi musik Ul-Daul, yakni perpaduan musik tradisional dan musik islami dengan keliling kota.

Minggu, 26 Juni 2011

Revitalisasi Jaringan Kereta Api di Madura Segera Terealisasi

Darah Madura - Rencana revitalisasi jaringan kereta api di Pulau Madura dari Bangkalan ke Sumenep segera terealisasi. Ini setelah anggota Panitia Khusus (Pansus) Raperda Rencana Tata RuangWilayah (RTRW) sepakat untuk menghidupkan kembali jalur kereta api tersebut. Bahkan dalam matriks indikasi program revitalisasi, jaringan kereta api masuk dalam Pelaksanaan Jangka Menengah.
(LIHAT - BACA juga: Coretan ku: Madura Bakal Kembali Punya Kereta Api?   DAN Foto-Foto Sejarah Kereta Api di Madura)

Minggu, 19 Juni 2011

Madura Kembali Punya Kereta Api? Nih Sejarah Kereta Api di Madura Beserta Album Foto KA Madura Tempo Doeloe!

Darah Madura - Postingan artikel ini sebagai kelanjutan dari postingan sebelumnya tentang sinyal akan kembali diluncurkannya jalur kereta api (API) di Madura yang sudah resmi ditutup sejak tahun 1987. Berikut sejarah KA di Madura yang mulai dibangun sejak era kolonial Belanda di akhir tahun 1800-an.
(Baca ini juga Gan: Madura Bakal Kembali Punya Kereta Api? dan juga Revitalisasi Jaringan Kereta Api di Madura Segera Terealisasi)

Sabtu, 18 Juni 2011

Madura Bakal Kembali Punya Kereta Api?

Darah Madura - Jalur kereta api (KA) di Madura resmi ditutup pada tahun 1987. Saat itu aku masih umur 7 tahun. Tapi terus terang belum pernah merasakan naik KA di Madura. Aku baru tahu rasanya naik KA saat kuliah di Jawa. ini pula yang menjadi bahan ledekan teman2 kuliah ku karena baru pertama kali naik KA! Hehehe

(KLIK DISINI Sejarah Kereta Api di Madura Beserta Album Foto KA Madura Tempo Doeloe!)

Batik Gentongan Madura, Batik Selera Kelas VVIP

Darah Madura - Batik Gentongan asal kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan, Madura, adalah satunya batik terlama dalam proses pembuatannya dengan memakan waktu hingga 6 bulan bahkan sampai 1 tahun, dan batik tersebut kebanyakan di pakai oleh kelas VVIP setara bupati ke atas karena harganya yang cukup mahal sesuai dengan kwalitas dan proses mengerjaannya.



Minggu, 12 Juni 2011

Madura....Berbanggalah! KRI Celurit - 641, Menjadi Nama Kapal Perang TNI AL Yang Baru.

Darah Madura - Celurit, senjata khas Madura dipakai sebagai salah satu nama Kapal Perang Indonesia (KRI) TNI AL. Saat pertama mendengar nama ini, saya kaget juga sih. Karena biasanya nama KRI lebih diidentikkan dengan nama pahlawan atau nama pulau tertentu di Indonesia. Apalagi saya sebagai orang Madura, tentu senang sekaligus bangga.


Selasa, 07 Juni 2011

Lamborghini Madura, Mobil Sporty Mewah Yang Ramah Lingkungan

Darah Madura - Lamborghini, siapa tak tahu merk dan lambang mobil sporty yang mewah ini. Perusahaan yang berbasis di Sant’Agata Bolognese, Bologna-Italia ini didirikan tahun 1963 oleh Ferruccio Lamborghini (1916-1993). Namun satu yang bikin bangga bagi orang Indonesia khusunya orang-orang Madura.


Rabu, 18 Mei 2011

Mahfud MD, Orang Madura Yang Jadi News Maker of The Year on Seputar Indonesia Award 2011

Darah Madura - Tak ada tendensi apapun dari tulisan yang saya buat ini. Bukan bermaksud chauvinistik terhadap suku dimana saya lahir dan besar, Madura. Tulisan ini hanyalah bentuk rasa bangga saya ketika Cak Mahfud terpilih sebagai News Maker of The Year dalam Seputar Indonesia Award, sebuah penghargaan yang digelar oleh program berita ter-beken di jagad Indonesia.